Kontak Kami

( pcs) Checkout

Buka jam 07.00 s/d jam 21.00 , Melayani Orderan Setiap Hari
Beranda » Artikel Terbaru » Amankah Ibu Hamil Naik Pesawat?

Amankah Ibu Hamil Naik Pesawat?

Diposting pada 3 January 2013 oleh Summase S Pd

SITUS JUAL BELI DAN INFO PELUANG USAHA – Ada anggapan bahwa wanita sebaiknya tidak bepergian dengan pesawat ketika sedang hamil karena berbahaya bagi kesehatan ibu dan janin. Faktor ketinggian dan perjalanan yang jauh jadi alasan mitos tersebut terus berkembang.  Menanggapi hal tersebut Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan dari RS Pusat Pertamina, dr. Frizar Irmansyah, SpOG(K) mengatakan, pada dasarnya ibu hamil diperbolehkan menggunakan pesawat untuk bepergian. Dengan catatan, memiliki kondisi fisik dan mental yang baik.

Kata dia, janin dalam perut sang ibu memiliki pelindung berupa air ketuban yang terdapat dalam kantung berdinding tipis yang bernama kantung ketuban. Cairan ini berfungsi untuk melindungi janin dari trauma akibat benturan dan menjadi inkubator yang dapat menjaga kehangatan di sekitar janin.

“Sepanjang ibunya nyaman dan dalam kondisi fisik yang baik, walaupun ada guncangan atau perubahan suhu janin masih terlindungi,” ujar dr. Frizar untukYahoo Indonesia.

Meski begitu, sambung dia, aktivitas tersebut tidak bisa dilakukan sembarangan. Sebab, walaupun diperbolehkan, pergi menggunakan pesawat tetap memiliki risiko: keguguran atau melahirkan dalam pesawat.

Terkait risiko keguguran, dia memaparkan, sangat berhubungan dengan kondisi fisik dan riwayat kesehatan dari sang ibu. Jika sebelum melakukan perjalanan memiliki riwayat tekanan darah tinggi, asma, mual muntah bahkan pernah mengalami pendarahan, sebaiknya segera urungkan niat untuk bepergian.

“Kalau ketinggian terbangnya ternyata mempengaruhi kondisi sang ibu menjadi sesak nafas karena kadar oksigen berkurang, tentu akan berpengaruh pada janin,” papar dokter lulusan Universitas Indonesia itu.

Ibu hamil naik pesawat

Ibu hamil naik pesawat (Ilustrasi/pixabay)

Frizar menegaskan, jika mengalami risiko melahirkan di pesawat udara, sulit ditangani karena bila sudah masuk waktu melahirkan, tidak ada satu obat pun yang dapat mencegah. Masalahnya, maskapai penerbangan tidak menyediakan ruangan khusus persalinan dalam pesawat ataupun tenaga medis guna mengantisipasi kemungkinan tersebut. Berbeda dengan kapal aut yang memiliki ruang klinik yang cukup memadai untuk persalinan darurat.

“Makanya, kalau sudah memasuki akhir masa kehamilan sebaiknya kurangi aktivitas berat dan perjalanan jauh,” ungkap dokter yang pernah membantu persalinan darurat di sebuah kapal laut saat perjalanan lliburan menuju Ambon itu.

Demi  menghindari risiko pada ibu hamil, lanjutnya, maskapai penerbagan biasanya sudah membuat batas maksimum usia kehamilan serta rekomendasi dan catatan medis untuk mengantisipasi persalinan dalam pesawat. Sebagai gambaran, Garuda membuat batasan maksimum usia kehamilan 32 minggu, Citilink membatasi usia kehamilan maksimal antara 27-34 minggu, Sriwijaya Air 32 minggu, Lion Air 28 minggu, dan Air Asia 27-35 minggu.

“Secara medis sebenarnya tidak masalah naik pesawat sejauh kondisi ibu dan janinnya baik serta masih jauh dari waktu kelahiran,” tegas Frizar.

Walau begitu, kata Ketua Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Cabang Jakarta itu, demi mengantisipasi risiko keguguran dan melahirkan di pesawat, sebelum berangkat sebaiknya konsultasi dengan dokter. Tujuannya untuk mendapatkan rekomendasi bisa menempuh perjalan atau tidak. (Sumber: http://id.she.yahoo.com/amankah-ibu-hamil-naik-pesawat-041104822.html)

Demikianlah artikel mengenai Amankah Ibu Hamil Naik Pesawat? Semoga bermanfaat. Jangan berbelanja keperluan Ibu Hamil di situs jual beli Tokoina.com

data-ad-format="link">

Bagikan informasi tentang Amankah Ibu Hamil Naik Pesawat? kepada teman atau kerabat Anda.

Amankah Ibu Hamil Naik Pesawat? | TOKOINA-JUAL PRODUK KESEHATAN dan KECANTIKAN

Belum ada komentar untuk Amankah Ibu Hamil Naik Pesawat?

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

fourteen − 5 =

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
Rp 225.000
Ready Stock / SKMNT
Rp 650.000
Ready Stock / PS
SIDEBAR