Kontak Kami

( pcs) Checkout

Buka jam 07.00 s/d jam 21.00 , Melayani Orderan Setiap Hari
Beranda » Artikel Terbaru » Jangan beri madu pada bayi di bawah satu tahun

Jangan beri madu pada bayi di bawah satu tahun

Diposting pada 5 June 2014 oleh Summase S Pd

Madu adalah cairan yang menyerupai sirup, madu lebih kental dan berasa manis, dihasilkan oleh lebah dan serangga lainnya dari nektar bunga. Jika Tawon madu sudah berada dalam sarang nektar dikeluarkan dari kantung madu yang terdapat pada abdomen dan dikunyah dikerjakan bersama tawon lain, jika nektar sudah halus ditempatkan pada sel, jika sel sudah penuh akan ditutup dan terjadi fermentasi.

Rasa manis madu disebabkan oleh unsur monosakarida fruktosa dan glukosa, dan memiliki rasa manis yang hampir sama dengan gula.

Madu memiliki ciri-ciri kimia yang menarik, dioleskan jika dipakai untuk pemanggangan. Madu memiliki rasa yang berbeda daripada gula dan pemanis lainnya. Kebanyakan mikroorganisme tidak bisa berkembang di dalam madu karena rendahnya aktivitas air yang hanya 0.6.

Sejarah penggunaan madu oleh manusia sudah cukup panjang. Dari dulu manusia menggunakan madu untuk makanan dan minuman sebagai pemanis atau perasa. Aroma madu bergantung pada sumber nektar yang diambil lebah. (Wikipedia)

Sering kita mendengar seruan agar jangan memberikan madu pada bayi di usia kurang dari satu tahun. Apakah ini mitos atau fakta?
Hal ini adalah fakta, dikarenakan pemberian madu pada bayi yang masih berusia kurang dari 1 tahun dapat meningkatkan risiko penyakit botulisme. Seperti kita ketahui bahwa banyak sekali manfaat dari madu, akan tetapi madu mempunyai risiko yaitu dapat terkontaminasi dengan spora Clostridium Botulinum.

Mengapa hanya pada bayi 1 tahun?
Pada usia dibawah 1 tahun sistem pencernaannya belum sempurna, sehingga spora yang masuk ke dalam pencernaan tidak mampu dimatikan oleh asam yang dihasilkan di dalam lambung seperti pada pencernaan anak diatas 1 tahun dan orang dewasa.

Apa itu penyakit Botulisme ?
Botulisme adalah suatu keadaan yang disebabkan oleh toksin racun yang diproduksi oleh Clostridium Botulinum. Penyakit ini sangat jarang terjadi tetapi dapat berakibat fatal.

Toksin C. Botulinum bersifat neurotoksin yaitu racun yang sangat kuat dan menyebabkan kerusakan saraf dan otot. Foodborne botulism merupakan akibat dari mencerna makanan yang tercemar yang masuk melalui saluran pencernaan.

Jangan beri madu pada bayi

Jangan beri madu pada bayi (Ilustrasi/pixabay)

Bagaimana Gejalanya?
Gejala akan muncul 18 – 36 jam setelah toksin masuk.

  • Bayi akan terkulai dan mengalami kelumpuhan dikarenakan kelemahan otot dan saraf
  • Kesulitan dalam menghisap saat menyusui atau minum dari botol susu
  • Rewel
  • Tangisan yang melemah
  • Susah BAB
  • Keluar air liur dikarenakan susah menelan
  • Kelopak mata bayi yang sayu

Bagaimana pengobatannya ?

  • Pemberian antitoksin (maksimal 72 jam)
  • Pengosongan lambung melalui lavase lambung
  • Pemberian obat pencahar (Klikdokter.com)

Jika Anda ingin memberikan nutrisi pada bayi Anda, satu-satunya yang kami rekomendasikan untuk memberikan Transfer Factor Trifactor. Nutrisi untuk daya tahan tubuh yang aman bagi bayi usia 1 haripun.

Demikianlah artikel mengenai Jangan beri madu pada bayi di bawah satu tahun, semoga bermanfaat.

data-ad-format="link">

Bagikan informasi tentang Jangan beri madu pada bayi di bawah satu tahun kepada teman atau kerabat Anda.

Jangan beri madu pada bayi di bawah satu tahun | TOKOINA-JUAL PRODUK KESEHATAN dan KECANTIKAN

Belum ada komentar untuk Jangan beri madu pada bayi di bawah satu tahun

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

5 × 1 =

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
Best Seller
Rp 250.000
Ready Stock / BCT
Rp 300.000
Ready Stock / MG608
Rp 700.000
Ready Stock / CNIWELL3
SIDEBAR