Kontak Kami

( pcs) Checkout

Buka jam 07.00 s/d jam 21.00 , Melayani Orderan Setiap Hari
Beranda » Artikel Terbaru » 3 Tips Mengajarkan Anak Sopan Santun

3 Tips Mengajarkan Anak Sopan Santun

Diposting pada 15 January 2015 oleh Summase S Pd

3 Tips Mengajarkan Anak Sopan Santun – Orang tua mana pun mengharapkan anaknya bisa duduk manis saat sedang bepergian. Apalagi ketika orang tua sedang bersama anaknya di keramaian.

Orang tua namun bisa mengajarkan buah hatinya untuk bersikap sopan. Ada beberapa cara yang harus ditanamkan orang tua ke anak, seperti dikutip dari www.parentsindonesia.com, supaya anaknya tidak dipandang sebagai anak nakal yang tidak bisa bersikap manis.

3 Tips Mengajarkan Anak Sopan Santun

Pandang mata orang dewasa dan jawab bila diajak bicara

Ini adalah keahlian bersosialisasi yang penting dimiliki anak, kata Sherly Eberly, penulis buku 365 Manner Kids Should Know. Meski anak yang percaya diri sekalipun cenderung menundukkan kepala dan berguman ketika berbicara dengan orang dewasa. Untuk mengatasi hal ini, cobalah lakukan permainan dengan menyuruh anak mencari tahu apa warna mata seseorang dan kemudian suruh dia mengatakannya pada Anda.

Kemudian praktikkan bagaimana bersikap yang baik ketika bertemu dan menyapa seseorang. Demonstrasikan bagaimana semestinya berjabat tangan dengan sikap sungguh-sungguh dan lanjutkan dengan menyebut nama orang yang disalami. Misalnya, “Apa kabar, Tante Ana?”.

Jangan Menyela pembicaraan

3 Tips Mengajarkan Anak Sopan Santun

3 Tips Mengajarkan Anak Sopan Santun (Ilustrasi/Republika/Wihdan Hidayat)

 

Kabar baiknya adalah anak usia 5-6 tahun mempunyai kemampuan menunggu giliran mereka untuk berbicara, kata Jodi Stoner, PhD, psikoterapi klinis dan pengarang bersama buku Good Manner Are Contangious. Anda harus mengajarkan mereka kata-kata rahasia, atau bahasa isyarat, atau mengedipkan mata, yang dapat digunakan untuk mengingatkan mereka agar mau menunggu ketika Anda sedang berbicara dengan seseorang.

Lakukan role play untuk membantunya mengenali bahasa isyarat ini. Ketika anak menunggu Anda dengan sabar, pastikan dia mendapatkan perhatian Anda sesegera mungkin.

“Jangan biarkan anak menunggu terlalu lama, itu tidak menyenangkan baginya,” kata Dr. Stoner. Seorang anak dalam rentang usia 5-6 tahun tidak dapat duduk diam lebih dari 5 menit, terutama bila dia di suruh menunggu Anda yang sedang melakukan sesuatu untuk adiknya.

Pastikan Anda menunjukkan sikap bahwa Anda betul-betul memerhatikannya. Lakukan dengan meliriknya sambil tersenyum dan mengatakan bahwa dia sudah melakukan hal yang benar.

Etiket yang lebih jelimet

Mulailah menerapkan suasana meja makan lebih beretiket. Seperti tidak boleh meletakkan siku di atas meja dan katakan “Ayo turunkan sikumu.”

Anak-anak seusia ini sangat peduli bila mereka dibanding-bandingkan dengan teman-temannya. Jadi Anda bisa memanfaatkan situasi ini untu mendidiknya. Misal dengan mengatakan “Coba lihat Julian, dia selalu meletakkan serbet di pangkuan tanpa perlu disuruh atau diingatkan terlebih dulu.” (Republika.co.id)

data-ad-format="link">

Demikianlah artikel mengenai 3 Tips Mengajarkan Anak Sopan Santun, semoga bermanfaat.

Bagikan informasi tentang 3 Tips Mengajarkan Anak Sopan Santun kepada teman atau kerabat Anda.

3 Tips Mengajarkan Anak Sopan Santun | TOKOINA-JUAL PRODUK KESEHATAN dan KECANTIKAN

Belum ada komentar untuk 3 Tips Mengajarkan Anak Sopan Santun

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

one + 14 =

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
Best Seller
Rp 220.000
Ready Stock / MGCT
SIDEBAR