Kontak Kami

( pcs) Checkout

Buka jam 07.00 s/d jam 21.00 , Melayani Orderan Setiap Hari
Beranda » Artikel Terbaru » Pandangan Medis Tentang Tidur Sesudah Makan Sahur di Bulan Ramadhan

Pandangan Medis Tentang Tidur Sesudah Makan Sahur di Bulan Ramadhan

Diposting pada 10 July 2015 oleh Summase S Pd

Pandangan Medis Tentang Tidur Sesudah Makan Sahur di Bulan Ramadhan – Masalah kesehatan seringkali mengganggu kekhusyukan dalam menjalankan ibadah puasa. Perut terkadang sudah mulai terasa keroncongan padahal waktu berbuka puasa masih lama. Terlebih jika perut mengalami masalah kembung. Hal tersebut mungkin saja terjadi karena hal – hal yang kurang tepat kita lakukan pada saat sahur.

Menurut seorang dokter ahli gizi yang bernama Tirta Prawita Sari, pada dasarnya tidak ada perbedaan pola makan antara kondisi berpuasa dan tidak. Yang membedakannya hanyalah waktu makan yang mengalami perubahan. Namun yang perlu diingat, puasa merupakan ibadah sehingga pola makan pun seharusnya tidak berbeda dengan bulan – bulan lainnya.

Pada dasarnya panduan makan yang sehat saat menjalankan puasa juga tidak ada bedanya dengan pada saat tidak berpuasa. Dokter Tirta mengatakan bahwa masalah yang akan dihadapi pada saat berpuasa adalah masalah dehidrasi dan menjaga perut agar tidak merasa lapar dari pagi hingga adzan maghrib tiba.

Pada saat sahur, Anda dapat mencegah masalah dehidrasi dengan cukup minum air putih. Dokter Tirta menyarankan agar pada saat makan sahur, makanan yang dipilih adalah makanan yang mempunyai nilai indeks glikemik rendah. Indeks tersebut merupakan indikator yang menunjukkan cepat atau tidaknya sebuah makanan yang mengandung karbohidrat dalam menaikkan kadar gula dalam darah.

Dokter Tirta mengatakan bahwa sangat tidak disarankan untuk langsung tidur kembali sesaat setelah makan sahur. Apalagi jika daging yang menjadi santapan pada saat makan sahur. Karena pencernaan saat itu belum selesai bekerja sehingga nantinya di perut akan dihasilkan banyak gas. Perut pun menjadi terasa kembung dan tidak nyaman sepanjang hari.

Tidur sesudah makan di bulan puasa

Tidur sesudah makan di bulan puasa Ilustrasi/pixabay)

Makanan dengan indeks glikemik tinggi juga sebaiknya tidak dikonsumsi pada saat sahur, hal tersebut dikarenakan kadar gula dalam darah akan mengalami lonjakan secara drastis yang justru dapat membuat tubuh menjadi lebih cepat lapar. Sedangkan makanan yang mempunyai nilai indeks glikemik rendah akan membuat perut menjadi terasa kenyang lebih lama. Contoh makanan yang mempunyai niai indeks glikemik rendah yaitu roti gandum, nasi merah, ubi rebus, dan juga kentang rebus dengan kulitnya.

Proses pemasakan pada dasarnya juga dapat mendongkrak nilai indeks glikemik suatu makanan. Dokter Tirta memberi contoh seperti pada nasi yang akan dimasak menjadi bubur, maka nilai indeks glikemiknya akan menjadi lebih tinggi. Sehingga saat makan bubur sebagai sumber karbohidrat, Anda dapat mencampurnya dengan kacang – kacangan serta serat sehingga perut akan merasa kenyang lebih lama.

Dokter Tirta juga menambahkan bahwa makanan dengan kadar indeks glikemik tinggi baru diijinkan untuk dikonsumsi pada saat berbuka puasa seperti kurma atau buah semangka. Namun yang perlu diingat adalah jangan jadikan buka puasa menjadi pelampiasan untuk menyantap semua makanan. Memiilih takjil yang mempunyai kandungan protein di dalamnya adalah cara yang paling baik.

Demikianlah Pandangan Medis Tentang Tidur Sesudah Makan Sahur di Bulan Ramadhan, semoga bermanfaat. Jangan lupa memilih suplemen kesehatan untuk membantu Anda agar dapat menjalankan ibadah puasa tanpa halangan seperti kondisi tubuh yang tidak fit.

data-ad-format="link">

Bagikan informasi tentang Pandangan Medis Tentang Tidur Sesudah Makan Sahur di Bulan Ramadhan kepada teman atau kerabat Anda.

Pandangan Medis Tentang Tidur Sesudah Makan Sahur di Bulan Ramadhan | TOKOINA-JUAL PRODUK KESEHATAN dan KECANTIKAN

Belum ada komentar untuk Pandangan Medis Tentang Tidur Sesudah Makan Sahur di Bulan Ramadhan

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

14 − two =

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
Rp 400.000
Ready Stock / MP
Rp 75.000
Ready Stock / CNISC
SIDEBAR