Kontak Kami

( pcs) Checkout

Buka jam 07.00 s/d jam 21.00 , Melayani Orderan Setiap Hari
Beranda » Artikel Terbaru » Ciri osteoporosis pada anak-anak

Ciri osteoporosis pada anak-anak

Diposting pada 21 September 2014 oleh Summase S Pd

Ciri osteoporosis pada anak-anak – Osteoporosis pada anak gejalanya memang sulit terlihat. Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dan cara mengatasinya.

Osteoporosis adalah kondisi pengeroposan pada tulang yang menimbulkan nyeri pada tulang tersebut. Bahkan seseorang yang mengalami osteoporosis tidak jarang tulangnya seolah-olah mau patah. Biasanya hal ini dialami wanita dengan usia antara 18 – 30 tahun.

Tapi, mungkinkah osteoporosis terjadi pada anak-anak?
Osteoporosis mungkin saja terjadi pada anak dan remaja. Kondisi ini disebut osteoporosis sekunder yang terjadi karena penyakit lain atau mengonsumsi obat tertentu. Namun, hal ini bisa menjadi masalah serius karena pembentukan tulang anak menjadi tidak maksimal. Para ahli kesehatan mengatakan bahwa semakin tinggi puncak masa tulang maka semakin rendah kemungkinan terjadinya osteoporosis di kemudian hari.

Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya mengenai osteoporosis pada anak Anda bia menyimak beberapa info berikut.

Gejala osteoporosis pada anak

Gejala osteoporosis pada anak memang tidak terlihat jelas. Oleh karena itu, Anda harus benar-benar memperhatikan anak. Akan tetapi, osteoporosis pada anak biasanya menimbulkan rasa nyeri di bagian punggung bagian bawah, lutut, pinggang, telapak kaki, pergelangan kaki, bentuk tulang belakang yang abnormal (membungkuk atau bengkok), serta sulit berjalan.

 

Cara mengatasi osteoporosis pada anak

Anda dapat memberikan asupan yang kaya kalsium seperti susu, yoghurt, keju, serta sayuran hijau. Selain itu, kebutuhan vitamin D pun harus terpenuhi dengan memperbanyak paparan terhadap sinar matahari selama 30 – 60 menit tiap pagi hari (sebelum jam 10 pagi). Anda pun harus membatasi anak dalam mengonsumsi kafein, seperti kopi, teh, cokelat, dan minuman bersoda.

Ciri osteoporosis pada anak

Ciri osteoporosis pada anak (Ilustrasi/pixabay)

Namun, pada beberapa kasus, osteoporosis pada anak membutuhkan terapi dalam pemulihannya. Jadi, meski osteoporosis terbilang ringan, Anda harus tetap mengatasi dan mengobatinya supaya tulang anak dapat tumbuh maksimal.

Di-review oleh: dr. Rahajeng A.P
Sumber: www.meetdoctor.com

Demikianlah artikel mengenai Ciri osteoporosis pada anak-anak, semoga bermanfaat. Jangan lupa berbelanja produk kesehatan hanya di Tokoina.com

Baca juga:

data-ad-format="link">

Bagikan informasi tentang Ciri osteoporosis pada anak-anak kepada teman atau kerabat Anda.

Ciri osteoporosis pada anak-anak | TOKOINA-JUAL PRODUK KESEHATAN dan KECANTIKAN

Belum ada komentar untuk Ciri osteoporosis pada anak-anak

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

12 − three =

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
*Harga Hubungi CS
Ready Stock / BTP
Rp 85.000
Ready Stock / WOOTEKH
SIDEBAR