Kontak Kami

( pcs) Checkout

Buka jam 07.00 s/d jam 21.00 , Melayani Orderan Setiap Hari
Beranda » Produk Kesehatan » Obat Kista Ovarium

Obat Kista Ovarium

Ditambahkan pada: 31 October 2017 / Kategori:
Kode: OKO
Berat: 300 gram
Stok: Ready Stock
Dilihat: 205 kali
Review: Belum ada review
Pilihan tersedia
Tentukan Pilihan!

# Obat Kista Ovarium

Kista Ovarium
Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja Anda
Lihat keranjang Anda
Lanjut Belanja
Checkout
Pesan melalui SMS? Klik SMS

Bagikan informasi tentang Obat Kista Ovarium kepada teman atau kerabat Anda.

Deskripsi Obat Kista Ovarium

5/5 (1)

Sebelum membeli obat kista ovarium, maka sebaiknya Anda mengetahui apa itu kista ovarium, jenis-jenis, dan obat kista ovarium. Bagi kaum hawa, penyakit kista ovarium mungkin sudah tidak asing lagi. Kista ovarium merupakan kantong-kantong yang tertutup dan berisi jaringan yang terbentuk di bawah permukaan kulit pada ovarium, dimana ovarium merupakan salah satu bagian dari sistem reproduksi wanita. Kista ovarium dapat menyerang siapa saja, namun sayangnya sering kali wanita baru menyadari adanya kista setelah beberapa tahun menikah dan tidak kunjung hamil. Hal ini disebabkan karena gejala yang dihasilkan dari penyakit kista tidak selalu sama pada setiap wanita.

Secara garis besar, kista terbagi atas kista fungsional dan kista patologis. Kista fungsional tergolong umum, tidak berbahaya, dan akan hilang dengan sendirinya setelah beberapa kali siklus menstruasi. Sedangkan kista patalogis mengandung sel abnormal dan dapat bersifat kanker.

Jenis Kista Ovarium

Kista Ovarium

Kista Ovarium

Berdasarkan letak berkembangnya, kista terbagi atas beberapa jenis, diantaranya yaitu:

  1. Kista Endomemetrium/ Endometriosis

Kista jenis ini sering juga disebut kista coklat karena adanya penumpukan darah bewarna merah hingga kecoklatan yang tumbuh pada bagian dalam ovarium. Penyebab kista endometriosis ini biasanya dikarenakan darah haid tidak seluruhnya dapat keluar dari rongga rahim. Gejala pada kista coklat sering kali tidak disadari, namun apabila kista terpuntir atau pecah maka akan timbul beberapa gejala seperti : Nyeri pada saat menstruasi, nyeri panggul, gangguan menstruasi seperti (siklus haid memendek, pendaharan yang berlebihan ketika haid, atau tidak terjadi menstruasi), dan bisa menimbulkan nyeri pada saat melakukan hubungan suami-istri. Ukuran kista coklat bekisar 2-10 cm.

  1. Kista Denoma

Kista ini sering terjadi pada wanita berusia lanjut. Kista denoma sering disebut tumor karena ukurannya yang mampu mencapai 35 cm. Walaupun kista jenis ini tidak bersifat kanker, akan tetapi dapat menyebabkan si penderitanya sulit hamil dan menekan rahim sehingga dapat menyebabkan ovarium terpelintir.

  1. Kista Dermoid

Kista ini berbentuk cairan agak mengental dan berwarna kuning seperti mentega. Selain mengandung cairan dan lemak, pada kista dermoid juga terkandung berupa bagian tubuh tidak normal seperti tulang, kulit, darah, gigi, dan rambut. Hingga saat ini penyebab kista dermoid ini belum dapat dipastikan sehingga banyak yang tidak menyadari hadirnya penyakit ini sampai bertambah besar dan menyebabkan nyeri mendadak pada bagian perut bawah.

  1. Kista policistic ovarian desease

Kista jenis ini berukuruan kecil dan tumbuh disekeliling ovarium. Hal itu menyebabkan lapisan luar ovarium menebal. Isi cairan kista ini bewarna bening. Kista ini menyebabkan wanita akan sulit hamil karena ovarium dipenuhi oleh kista.

  1. Kista Korpus Luteum

Kista korpus luteum terjadi karena adanya penyumbatan pada lubang pelepasan sel telur sehingga terjadi penumpukan cairan dan menjadi kista. Kista ini tidak berbahaya dan dapat mengecil dengan sendirinya. Ukuran kista korpus luteum berkisar 2-6 cm. Sama seperti kista pada umunya, kista jenis ini pun akan mengalami sakit apabila kista terpintir/terlilit dan semakin besar.

  1. Kista Folikuler

Kista folikuler terjadi karena adanya gangguan pada folikel sel telur sehingga terjadi pembengkakan cairan yang dapat berubah menjadi kista. Kista ini termasuk kedalam kategori kista fungsional yang akan menghilang sendirinya pada 2-3 kali masa siklus haid. Kista ini berukuran kecil dan sama sekali tidak menimbulkan rasa sakit atau tidak nyaman sehingga jarang diketahui keberadaannya.

  1. Kista Hemorrhagic

Kista Hemorrhagic terjadi akibat adanya pendarahan pada kista fungsional yang menyebabkan sakit/ kram di perut atau sensasi menusuk pada bagian kanan atau kiri perut.

  1. Syndrome Polistik Ovarium

Polycystic Ovarium Syndrome atau sering disebut PCOS. Kista ini sering kali menjadi penyebab gagalnya sepasang suami-istri memiliki anak karena seringkali menyebabkan keguugran. Pcos berawal dari tidak dilepaskannya sel telur karena terjebak pada folikel yang penuh cairan, lalu lamban laun menjadi kista. Penderita PCOS pada seringkali dijumpai memiliki kadar insulin tinggi sehingga menimbulkan produksi hormon pria pada wanita sehingga kesuburan akan terganggu. Pada umumnya wanita akan mengalami ovulasi setiap bulannya dimana folikel ovarium terbuka dan melepaskan sel telur yang sudah matang ke tuba falopi, namun bila kamu memiliki sindrom ovarium polistik, kelebihan hormo pria, maka akan mencegah sel telur tadi pada proses pematangan dan pelepasan. Gejala umum yang tampak pada penderita PCOS diantaranya: Periode haid tidak teratur, sulit hamil, pendarahan ringan sampai berat, kulit berjerawat dan bercak hitam, gangguan tidur, dan penipisan rambut pada kulit kepala namun pertumbuhan rambut berlebih pada sekitar wajah,dada,perut baawah, dan punggung.

Apabila kamu memiliki gejala-gejala seperti yang dipaparkan tadi, ada baiknya kamu segera memeriksakan diri ke dokter spesialis kandungan. Biasanya untuk memastikan jenis, bentuk, serta ukuran kista dokter akan melakukan pemeriksaan menyeluruh dan juga USG. Dokter akan mengobservasi dalam beberapa bulan apakah kistamu jenis fungsional yang bisa hilang dalam siklus 2-3 kali menstruasi atau perlu penanganan serius, misalnya operasi.

Ingat ya, bagi wanita yang sudah menikah dan belum kunjung hamil, jangan tunggu bertahun-tahun dulu baru akan memeriksakan alat reproduksinya! Dan untuk wanita yang belum menikah namun sering merasa nyeri haid berlebihan, sebaiknya juga harus memeriksakan diri. Bukankah dari dulu kita selalu diajarkan lebih baik mencegah daripada mengobati. Tidak perlu khawatir, penderita kista masih dapat hamil kok! Jadi, jangan keburu stress dulu apabila dokter bilang kamu memiliki kista, karena stress justru akan menyebabkan si kista semakin cepat berkembang biak. Dalam pengobatan kista pun jangan terburu-buru dalam mengambil tindakan operasi, sebisa mungkin konsumsi lah obat yang aman bagi tubuh tidak mengandung zat berbahaya, berkhasiat, dan tanpa efek samping.

Obat Kista Ovarium

Untuk membantu mempercepat proses penyembuhan kista ovarium, maka ada beberapa pilihan produk yang kami rekomendasikan, antara lain:

Propolis Moment

Obat Kista Ovarium - Propolis Moment

Obat Kista Ovarium – Propolis Moment

Propolis Melia Sehat Sejahtera

Obat Kista Ovarium - Propolis Melia Sehat Sejahtera

Obat Kista Ovarium – Propolis Melia Sehat Sejahtera

TF Bellevie + TF Plus

Obat Kista Ovarium - TF Bellevie - TF Plus

Obat Kista Ovarium – TF Bellevie – TF Plus

TF Bellevie + TF Trifactor (Recommended). Produk ini, selain untuk membantu mempercepat proses penyembuhan kista ovarium, juga sangat disarankan dikonsumsi oleh wanita sehat untuk mencegah berbagai gangguan kesehatan seputar reproduksi wanita.

Obat Kista Ovarium - TF Bellevie - TF Trifactor

Obat Kista Ovarium – TF Bellevie – TF Trifactor

TF Bellevie + TF Plus + TF Trifactor (Masing-masing 1 botol)

Obat Kista Ovarium - TF Bellevie - TF Plus - TF Trifactor

Obat Kista Ovarium – TF Bellevie – TF Plus – TF Trifactor

Belum ada review untuk Obat Kista Ovarium

Silahkan tulis review Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

1 × 3 =







Produk Terkait Obat Kista Ovarium

Rp 200.000
Ready Stock / WOOGL
Rp 650.000
Ready Stock / PS
Rp 500.000
Ready Stock / CNISE

Mungkin Anda tertarik dengan produk terbaru kami

Rp 38.000
Ready Stock / DP
Rp 30.000
Ready Stock / BAGEA
SIDEBAR