Terakhir diperbarui: 24 Agustus 2026.
Herpes zoster atau cacar ular adalah ruam nyeri akibat aktif kembali virus varicella-zoster—virus yang juga menyebabkan cacar air. Setelah cacar air sembuh, virus menetap tidak aktif di jaringan saraf dan dapat aktif kembali bertahun-tahun kemudian. Herpes zoster bukan disebabkan cacing, kutukan, atau “darah kotor”.
Gejala yang umum
Keluhan dapat dimulai dengan nyeri, rasa terbakar, kesemutan, gatal, atau kulit sangat sensitif. Beberapa hari kemudian biasanya muncul kelompok lepuh pada area kulit yang mengikuti jalur saraf, sering kali hanya di satu sisi tubuh atau wajah. Demam, sakit kepala, dan lelah juga dapat terjadi.
Ruam biasanya berkerak dalam beberapa minggu. Namun, sebagian orang mengalami nyeri saraf yang bertahan setelah kulit sembuh, disebut neuralgia pascaherpes. Risiko komplikasi meningkat pada usia lanjut dan orang dengan sistem imun lemah.
Kapan harus segera ke dokter?
Hubungi dokter sesegera mungkin saat mencurigai herpes zoster. Obat antivirus bekerja paling baik bila dimulai dini setelah ruam muncul. Jangan menunggu lepuh menyebar luas.
Dapatkan penilaian mendesak bila:
- ruam atau nyeri berada di wajah, sekitar mata, ujung hidung, dahi, atau telinga;
- mata merah, penglihatan berubah, telinga sakit, pusing, atau wajah melemah;
- ruam menyebar luas, nyeri sangat berat, demam tinggi, leher kaku, kebingungan, atau kelemahan anggota tubuh;
- pasien hamil, berusia lanjut, atau memiliki daya tahan tubuh lemah akibat penyakit maupun obat;
- gejala terjadi pada anak atau diagnosisnya tidak jelas.
Herpes zoster di sekitar mata dapat mengancam penglihatan dan memerlukan penanganan segera.
Pengobatan
Dokter dapat meresepkan antivirus seperti asiklovir, valasiklovir, atau famsiklovir. Pilihan obat, dosis, dan durasinya bergantung usia, fungsi ginjal, lokasi ruam, berat penyakit, serta kondisi imun. Antibiotik tidak mengobati virus, tetapi mungkin diperlukan bila ada infeksi bakteri sekunder.
Untuk nyeri, gunakan obat yang sesuai kondisi kesehatan dan petunjuk label atau dokter. Kompres basah yang sejuk, losion kalamin, pakaian longgar, dan menjaga kuku pendek dapat membantu kenyamanan. Jangan memecahkan lepuh atau mengoleskan bahan yang mengiritasi seperti minyak panas, pasta gigi, alkohol pekat, atau ramuan yang tidak steril.
Apakah herpes zoster menular?
Seseorang tidak “tertular herpes zoster” dari penderita. Namun, virus dari cairan lepuh dapat menyebabkan cacar air pada orang yang belum pernah terkena cacar air atau belum mendapat vaksin varisela. Penularan dapat terjadi melalui kontak langsung dengan cairan lepuh dan partikel virus dari lesi.
Sampai seluruh lepuh mengering dan berkerak:
- tutup ruam dengan pakaian atau perban yang tidak lengket;
- hindari menyentuh dan menggaruk lesi;
- cuci tangan secara teratur dan jangan berbagi handuk;
- hindari kontak dengan ibu hamil yang tidak kebal terhadap cacar air, bayi prematur atau berat lahir rendah, serta orang dengan sistem imun lemah.
Komplikasi yang perlu diketahui
- Neuralgia pascaherpes: nyeri saraf menetap setelah ruam hilang.
- Gangguan mata: peradangan kornea atau bagian lain mata yang dapat mengganggu penglihatan.
- Gangguan saraf dan telinga: kelemahan wajah, gangguan pendengaran, atau keseimbangan pada kasus tertentu.
- Infeksi bakteri kulit: ditandai kemerahan yang meluas, panas, nanah, atau demam.
- Penyebaran luas: lebih mungkin pada orang dengan imunitas rendah dan dapat melibatkan organ lain.
Pencegahan
Vaksin zoster dapat menurunkan risiko herpes zoster dan komplikasinya pada kelompok yang memenuhi syarat. Rekomendasi usia, kondisi medis, ketersediaan, dan jadwal vaksin dapat berbeda antarnegara. Tanyakan kepada dokter atau fasilitas vaksinasi di Indonesia apakah vaksin sesuai untuk Anda, terutama bila berusia lanjut atau memiliki kondisi yang memengaruhi imunitas.
Vaksin digunakan untuk pencegahan, bukan untuk mengobati ruam yang sedang aktif.
Kesimpulan
Herpes zoster adalah reaktivasi virus cacar air yang biasanya menimbulkan nyeri dan lepuh satu sisi. Penilaian dini penting karena antivirus bekerja paling baik bila diberikan segera. Ruam di wajah atau dekat mata, gejala saraf, ruam luas, atau sistem imun lemah memerlukan pertolongan cepat.
Informasi medis: Artikel ini untuk edukasi umum dan bukan pengganti diagnosis, resep, atau pengobatan dokter.
